Menurut aktor 59 tahun itu, saat jam besuk mereka sudah siap tanpa pakaian dalam.
Jadi begitu masuk, transaksi seksual itu terjadi dengan penjagaan sipir dan teman-temannya.
“Loh sipirnya gimana?” tanya Deddy Corbuzier heran.


“(sipirnya) ya tahu lah. Kan lemparin uang mulutnya diem, semua di sana ada harganya,” sahut Tio Pakusadewo.
Tak hanya itu, Tio Pakusadewo juga membongkar ada sebuah ruangan di penjara yang dijadikan tempat Open BO.
“Kalau di (tidak mau menyebutkan nama tempat), gue nggak sebut ya, ada rumah sakit di depannya.”
“Jadi, kita bisa tuh pura-pura sakit, dirawat lah sehari, dua hari, dateng deh suster-susteran. Ada tarifnya Ded, sehari ada yang Rp1,5 (juta) ada yang Rp2,5 (juta),” ujar sang aktor.
“Berarti kayak Open BO dong?” tanya Deddy Corbuzier menanggapi.
“Yoi. Tapi itu rahasia umum lah ya, apa sih yang nggak ada di penjara,” ujar Tio Pakusadewo sembari tawa.
Dalam kesempatan itu juga, Tio Pakusadewo menceritakan pengalamannya pernah dimasukkan ke sel tikus karena melanggar peraturan.
“Gue masuk sel tikus karena suatu pelanggaran. 10 hari masuk di sel tikus, menghitung waktu suara adzan, gua masuk habis maghrib, tidak bisa lihat apa-apa gelap semua.”
“Di sel itu, ada beberapa orang lagi udah lebih dulu masuk,” kenang Tio.
Tempatnya begitu kecil, dan harus dihuni oleh 7 orang.
Bahkan Tio Pakusadewo sampai harus tidur berdiri saking sempitnya sel tikus tersebut.
“Lebarnya 1,5 meter, panjangnya sekitar 3 meter. Begitu masuk di ujung ruangan itu ada tempat BAB dan air kecil gitulah dan dibatasi sama tembok setengah meter.”
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel


