Sendal Seribu, Rosario: Doa Kaya Akan Rahmat dan Pahala di Hadapan Allah

Rosario: Doa Kaya Akan Rahmat dan Pahala di Hadapan Allah

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus
Di awal renungan ini, baiklah kita mengutip kembali apa yang telah Santo Josemaria Escriva katakan, sekadar untuk merawat ingatan: Tidak ada sesuatu yang lebih baik di dunia ini selain daripada hidup dalam rahmat Allah. Apa yang kita perjuangkan di dunia ini adalah semata agar kita memperoleh rahmat keselamatan dan kebahagiaan, memeroleh harta surgawi yang sudah mulai kita nikmati dan cicipi di atas bumi ini.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus
Kembali dia merenungkan nasibnya yang tidak memiliki apa-apa daripada suadaranya. Pikiran akan memiliki harta dunia menggelisahkan hati dan jiwanya. Ketakutan pun menghantuinya, bahwa tanpa harta dia tidak bisa memiliki apa-apa di dunia ini. Atau, tanpa harta ia bukanlah siapa-siapa. Hidup dan jiwanya diukur dari harta yang dimiliki. Karena itu, iri hati dan cemburu selalu mengikutinya karena dia selalu merasa kosong dan kurang dalam hidupnya daripada dengan saudaranya.

Akan tetapi, apakah harta yang sesungguhnya? Yesus angkat bicara! Sebuah perumpamaan tentang orang kaya yang bodoh pun dikisahkan dalam injil pada hari ini. Menimbun harta duniawi lupa merawat hati untuk menjadi brankas kasih dan cinta bagi harta surgawi. Dan berpikir, bahwa harta dunia ini adalah segala-galanya, menggelapkan mata, mengaburkan hati nurani serta mengerdilkan cinta, harapan dan iman.

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam Kristus
Sadar atau tidak, kita kerap dibelenggu oleh harta duniawi. Memiliki harta bukan sebuah kemalangan. Tetapi akan menjadi sebuah kemalangan bila harta dunia menjadi penghalang bagi jiwa untuk bersekutu dengan Allah. Jika kita sudah mengatakan bahwa pada harta dunia bahwa jiwa kita berada di sana maka kita sudah tidak lagi memiliki Allah di dalam jiwa kita.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel