Cepat, Lugas dan Berimbang

Sendal Seribu, Rasa Sesal di dalam Hati

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus
Menyesal atau penyesalan adalah sebuah ungkapan hati yang telah disentuh KASIH ALLAH. HATI YANG TELAH DISENTUH OLEH ALLAH melahirkan penyesalan atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat. Dari sana, lahir niat untuk tidak berbuat dosa dan meninggalkan dosa. Ada sebuah ‘kesedihan jiwa’ yang lahir dari sebuah penyesalan.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Dalam bacaan injil pada hari ini, kita mendengarkan perumpamaan tentang dua orang anak. Anak kedua memiliki hati yang lemah lembut dan rendah hati karena ia cepat menyesal atas segala yang telah dilakukan [mengatakan tidak terhadap permintaan ayahnya]. Hatinya bergumam dan berontak atas ke-tidak-an dari mulutnya yang menolak permintaan ayahnya. Dia bangun dan segera melakukan apa yang menjadi kehendak ayahnya.

Hidup kita butuh jeda. Jeda untuk merefleksikan dan menyesali segala yang telah kita lakukan. Menyesal bukanlah tindakan seorang yang kalah dan pengecut melainkan tindakan orang yang kuat dan pemberani karena tidak takut dan tanpa malu mengakui ia berdosa, bersalah dan memohon belas kasih ALLAH untuk membebaskannya dari segala kesesakan dalam hati. Pemungut cukai dan para pelacur dipuji oleh YESUS sebagai orang-orang yang akan mendahului masuk ke dalam KERAJAAN ALLAH, karena hati mereka mengandung cinta yang melahirkan penyesalan. Mari kita miliki hati yang cepat menyesali segala dosa dan kesalahan kita agar kita pun digolongkan sebagai orang yang yang layak untuk masuk dalam Kerajaan Surga.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN