Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Rasa lemah dan berdosa yang kerap membelenggu kita membuat kita tidak berani untuk bergerak maju dalam hidup beriman. Seperti Nikodemus kita pun perlu membiarkan YESUS membuka pola pikir kita yang kerdil yang kerap terperangkap dalam keraguan dan ketakutan untuk meletakkan hidup dalam Kasih Kerahiman Allah dan keengganan untuk ‘LAHIR BARU’ dalam semangat PASKAH. Sejukknya percikan air Baptis di malam Paskah masih terasa di dalam kalbu yang menggerakkan hati untuk semakin meletakkan hidup dalam kasih dan penyelenggaraanNya.
Kesejukan dan kesegeran telah memulihkan kegersangan iman kita yang membuat kita tidak berani untuk keluar dari manusia lama kita menuju manusia paskah, yang kerap mencuri kebahagiaan sejati kita sebagai anak-anak Allah, hidup serasa penuh beban dan sangat membebankan, kita kehilangan sukacita. Tetapi, air baptis itu, tetesannya, melegakan dahaga kita. Mengembalikan sukacita yang sempat dicuri oleh kesombongan. Mengembalikan terang dalam jiwa yang sempat dicuri oleh kegelapan. Dan, mengembalikan rasa IMAN di dalam hati yang sempat terkubur di balik batu dan pintu yang tertutup rapat karena putus asa, kecewa, sakit hati, cemburu, dendam, amarah dan duka.
PASKAH selalu membawa kebaruan. Batu sudah terguling damai sejahtera sudah diberi. Iman semakin diteguhkan, sebuah hidup baru telah dilimpahkan.
Jangan takut lagi untuk lahir baru jadi manusia PASKAH.
Yesus, melalui Salib Engkau menarik kami untuk semakin dekat dan bersatu erat dengan DIKAU. ENGKAU menjangkau yang tak terjangkau, meraih yang terjauh supaya kami yang sering lari dari salib kehidupan kami. Lari dari ENGKAU dibenamkan dalam KASIH SEMPURNA SALIBMU, sehingga PASKAH ini, kami memiliki sukacita yang membawa kami semakin bertumbuh dalam semangat penyerahan diri kepada kasih dan penyelenggaraanMu. Sebab Engkaulah Tuhan dan Pengantara kami, Amin.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






