Yang menjadi persoalannya sekarang adalah apakah kita telah memberi diri untuk mau datang dan tinggal di dalamNya? Kita memang telah menjadi milik Yesus sepenuhnya, berkat Sakramen Baptis dan sakramen lainnya. Akan tetapi itu harus wujudnyatakan dengan kesediaan memberikan diri sepenuhnya kepada Yesus.
Kita harus datang kepada Yesus, dan bukan datang kepada yang lain. Juga, kita harus bersedia melakukan kehendak Bapa bila kita sungguh telah tinggal di dalam Yesus. Meninggalkan kepentingan diri sendiri dan mengutamakan kehendak Allah.
Semuanya ini menjadi mungkin bila kita memiliki jalinan relasi yang intim dengan Yesus. Karena itu, perlu bagi kita untuk datang kepada Yesus dalam doa-doa pribadi harian kita, datang kepada Yesus dalam Perayaan Ekaristi di mana kita mengecap kebahagiaan surga di dunia ini.


Ayo datang kepada Yesus! Jangan tunda lagi! Inilah saatnya bagi kita untuk datang kepada Yesus. Datang dan tinggal di dalamNya. Dengarkan apa yang menjadi kehendakNya atas hidup kita dan lakukan itu dengan cinta dan kesetiaan. Dengan cara inilah kita, telah memiliki hidup yang kekal di dunia ini, suatu kehidupan yang penuh dengan sukacita dan kasih kepada Allah serta cinta kepada sesama.

Dio Vi Benedica
Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yusuf, Benteng Jawa
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












