Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya, “Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?” Jawab perempuan itu, “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus, “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”
Demikianlah Sabda Tuhan
Kasih yang Merangkul
Kasih ALLAH sungguh hadir di dalam dunia, kasih yang berkarya, kasih yang terarah kepada manusia. Dan, yang merangkul segala sesuatu yang membentuk kemanusiaan
Dives in Misericordiae 3
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Kasih ALLAH merangkul semua orang tanpa terkecuali, sebab ALLAH melihat hati tanpa memandang rupa. Kita adalah pendosa. Tetapi, kita adalah pendosa yang dikasihi oleh ALLAH. ALLAH merangkul kita, pendosa yang bertobat ini, untuk mengalami belas kasihNYA. DIA tahu kita berdosa. DIA mengenal kita lebih dari kita mengenal diri kita sendiri. Segala dosa kita tak tersembunyi di hadapanNYA. Meski demikian, DIA tetap merangkul kita dengan KASIHNYA YANG PENUH KERAHIMAN.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Hari ini, kita mendengarkan kisah tentang seorang perempuan yang kedapatan berzinah dan hendak dihukum rajam oleh para ahli taurat dan orang-orang Farisi. Di balik narasi kecil ini, Yesus sedang membangun sikap belas kasih, mengambil sikap seorang yang Bijaksana dan penuh belas kasih yang amat sangat jauh dari sikap orang Farisi dan Ahli Taurat yang menganggap diri “lebih” daripada orang lain.
Dengan mengambil sikap yang bijaksana dan belas kasih ini, perempuan yang kedapatan berzinah ini pun “tidak merasa dirinya dihinakan. Tetapi sebagai orang yang ditemukan kembali dan dihargai kembali” harga diri dan keluhuran kemanusiaannya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






