Berita  

Seminar Ilmiah Dosen PG PAUD: Mengupas Hak dan Perlindungan Anak

Peserta Seminar Ilmiah Prodi PG PAUD. Foto tangkapan layar oleh Panitia.

Pantauan infopertama.com, seminar ilmiah itu menghadirkan 3 narasumber yang akan mengupas tentang hak dan perlindungan anak untuk masa depan yang lebih baik.

Baca: Melkiades Laka Lena Kunjungi Manggarai Timur

Mengapa Perlindungan Anak Penting?

Simak: Hitung Cepat Pilkada Manggarai, Hery Fabi Unggul 43 Persen

Seminar ini menyoroti bahwa anak usia dini adalah kelompok yang paling rentan terhadap kekerasan, eksploitasi, dan perlakuan diskriminatif.

Sebagai generasi penerus bangsa, anak-anak memerlukan lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih untuk tumbuh dan berkembang secara optimal—baik fisik, mental, sosial, maupun emosional.

Adriani Tamo Ina Talu, M.Pd., salah satu narasumber utama, menggarisbawahi bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan negara.

Dengan memaparkan strategi perlindungan anak, ia mengajak semua pihak untuk berperan aktif menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak melalui penguatan peran keluarga, institusi pendidikan, serta kebijakan yang relevan.

baca juga: Di Matim, Laka Lena Sentil Soal Perlindungan Pekerja Migran

Inisiatif Paroki Ramah Anak di Keuskupan Ruteng

Simak: Siaga Bencana Gempabumi

Ignasius F.R. Bora, S.Fil., MA, dalam sesi presentasinya, membahas inovasi sosial-religius bernama Paroki Sayang Anak (PSA).

“Program ini merupakan kolaborasi Gereja Keuskupan Ruteng dan berbagai mitra seperti World Vision Indonesia (WVI), yang bertujuan menciptakan komunitas paroki yang ramah anak” ugnkapnya.

Dengan pendekatan berbasis komunitas, PSA mengintegrasikan nilai-nilai Kristiani dalam mendukung pemenuhan hak anak, termasuk pendidikan, spiritualitas, dan perlindungan terhadap anak-anak rentan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel