Sekolah Lapangan Penyulingan Minyak Cengkeh Digelar di Desa Ponggeok, KPB TEKAD Siap Tembus Pasar Nasional

Oplus_131072

Ruteng, infopertama.com – Kelompok Penerima Bantuan (KPB) Program TEKAD di Desa Ponggeok, Kabupaten Manggarai, melaksanakan Sekolah Lapang Penyulingan Minyak dari buah dan bunga cengkeh sebagai langkah strategis meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan desa.

Kelompok yang beranggotakan 15 orang ini memperoleh dukungan dana demplot sebesar Rp100 juta untuk pengembangan unit penyulingan minyak cengkeh. Bantuan tersebut menjadi modal awal dalam membangun usaha produktif yang dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.

Koordinator Kabupaten Program TEKAD (Fasilitator Kabupaten Manggarai), Largus Ogot, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi ekonomi desa melalui penguatan kapasitas kelompok usaha masyarakat.

“Program TEKAD hadir untuk mendorong masyarakat desa agar mampu mengelola potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui penyulingan minyak cengkeh, kelompok tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi menghasilkan produk bernilai tambah,” ujar Largus.

Kegiatan sekolah lapangan yang dilaksanakan pada Selasa (3/3/2026) tersebut diisi dengan praktik langsung proses penyulingan menggunakan alat destilasi yang telah disiapkan melalui dana demplot.

Para anggota kelompok terlibat dalam seluruh tahapan produksi, mulai dari persiapan bahan baku, pengaturan suhu pemanasan, proses penguapan dan kondensasi, hingga pengukuran hasil minyak yang diperoleh.

Sementara itu Petugas Penyuluh Teknis proses penyulingan, Yuvensius Janggat, menjelaskan bahwa kualitas minyak cengkeh sangat ditentukan oleh ketepatan proses produksi.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel