Ruteng, infopertama.com – Kegiatan sekolah lapang yang difasilitasi melalui Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) terus mendorong peningkatan kapasitas kelompok tani di Kabupaten Manggarai. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelompok Pengelola Bersama (KPB) Desa Golo Lambo, Kecamatan Satar Mese, pada Selasa, 3 Maret 2026.
Sebanyak 15 orang anggota kelompok penerima bantuan dana demplot sebesar Rp100.000.000 terlihat antusias mengikuti kegiatan sekolah lapang yang difokuskan pada pengembangan usaha hortikultura berbasis organik.
Dalam kegiatan tersebut, para anggota kelompok mendapatkan pelatihan mengenai pembuatan pupuk bokashi dan pupuk organik cair. Sekolah lapang ini bertujuan agar kelompok mampu mandiri dalam penyediaan pupuk serta menghasilkan komoditas hortikultura yang sehat dan sepenuhnya berbasis organik.
Kader TEKAD Desa Golo Lambo, Yoakim, menyampaikan optimisme terhadap perkembangan kelompok tersebut. Ia meyakini dengan pendampingan yang terus dilakukan, kelompok mampu menghasilkan produk hortikultura yang berkualitas.
“Dengan semangat dan kekompakan anggota kelompok, saya yakin mereka dapat menghasilkan produk hortikultura yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Fasilitator Kabupaten (Faskab) Pengembangan Ekonomi Program TEKAD, Maria Agustina Maro, menjelaskan bahwa kegiatan sekolah lapang merupakan bagian dari strategi penguatan kapasitas kelompok penerima manfaat program.
“Pendampingan akan terus diberikan kepada kelompok agar tujuan pelaksanaan program benar-benar tercapai, yakni meningkatkan kesejahteraan petani di desa,” jelasnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











