Sebagai Ase Kae, PLN UIP Nusra Hadiri Penti Weki Peso Beo Gendang Wewo

Ase kae
Fernando Andreas Hasibuan, Technician Pengendalian Konstruksi UPP Nusra 2 (depan kanan), mengenakan pakaian adat Manggarai saat berjalan bersama masyarakat adat menuju lokasi pelaksanaan rangkaian upacara adat Penti Weki Peso Beo di Gendang Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Selasa (1/9).

“Bagi kami, dapat hadir dan mengikuti rangkaian Penti bersama masyarakat Gendang Wewo merupakan sebuah kehormatan. Kami berterima kasih karena PLN diterima sebagai ase kae dan diberikan ruang untuk bersama-sama mengikuti tradisi yang dijaga oleh masyarakat secara turun-temurun,” ujar Fernando.

General Manager PLN UIP Nusra, RDW Manurung, mengatakan bahwa kehadiran PLN dalam Penti Weki Peso Beo merupakan bagian dari upaya menjaga hubungan baik yang telah terbangun dengan masyarakat di sekitar pengembangan PLTP Ulumbu.

“PLN menghormati adat, tradisi, dan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat. Hubungan yang terbangun dengan masyarakat Gendang Wewo sebagai ase kae tentu menjadi amanah bagi kami untuk terus menjaga komunikasi, saling menghormati, dan membangun hubungan yang baik dalam setiap tahapan pengembangan PLTP Ulumbu,” ujar RDW.

Menurut RDW, pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan perlu berjalan beriringan dengan keterlibatan masyarakat dan penghormatan terhadap nilai sosial budaya setempat. Hal tersebut menjadi bagian dari pendekatan PLN dalam pembangunan PLTP Ulumbu Unit 5–6.

PLTP Ulumbu Unit 5–6 berkapasitas 2×20 MW merupakan bagian dari pengembangan energi panas bumi di Pulau Flores. Dalam proses pengembangannya, PLN terus membangun komunikasi dan keterlibatan dengan masyarakat, termasuk masyarakat adat di wilayah sekitar proyek.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel