Sebagai bagian dari kesiapsiagaan selama periode Nataru, PLN terus menyiagakan 4.516 SPKLU di 2.935 lokasi di seluruh Indonesia yang didukung 5.190 personel. Khusus di jalur utama Sumatra–Jawa–Bali, PLN juga mengoperasikan 1.515 unit SPKLU, jumlah ini meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Tidak hanya itu, PLN juga menyebar 15 unit SPKLU mobile untuk mengantisipasi kondisi darurat maupun lonjakan pengguna pada titik-titik krusial.
Untuk mendukung perjalanan jarak jauh, PLN juga menyediakan 117 posko siaga SPKLU yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai titik singgah untuk beristirahat sejenak sambil mengisi daya kendaraan listrik.
“Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas kami. Dengan memanfaatkan fasilitas dan kemudahan yang telah disiapkan, kami berharap perjalanan arus balik pengguna kendaraan listrik dapat berlangsung aman, nyaman dan lancar,” tutup Darmawan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







