Romo Alfons Segar mengajak, marilah kita melalui Ekaristi memelihara persatuan dan kesatuan dengan Tuhan. Dan, di antara kita satu sama lain dalam kehidupan bersama di keluarga, KBG, Wilayah, Paroki, masyarakat dan dalam DPP dan DKP itu sendiri. Dalam persatuan itu semuanya terlibat secara aktif dalam seluruh Program Pastoral Paroki, tak seorangpun yang menjadi penonton. Tetapi, semuanya aktif dalam melaksanakan semua program pastoral di paroki ini. Pikiran dan keyakinan ini sejalan dengan tema perayaan kita hari ini. Ekaristi, lanjut Romo Alfons Segar, Menguatkan Persekutuan Umat dan Menjadikan kita agen pastoral yang hidup.

Sedangkan Pater Kristian Sambu, Pastor Paroki Ekaristi Kudus pada kata sambutannya mengungkapkan bahwa Kita Bersama-sama bersyukur atas perkenanan Tuhan, bahwasanya paroki kita boleh merayakan hari ULTAH ke-73. Perayaan hari ULTAH ini rasanya sangat spesial karena bertepatan dengan Hari Tubuh dan Darah Kristus yang menjadi Pelindung Paroki kita dengan nama Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, serta Pelantikan para pengurus DPP-DKP yang baru.
Usia 73 tahun, lanjut Pater Kris, adalah suatu usia yang tidak muda lagi menurut perhitungan manusia. Suatu usia yang sudah mencapai kematangan dan kedewasaan yang mapan.
Lebih jauh dia menjelaskan, kiranya kita sudah mencapai kematangan dan kedewasaan dalam tiga aspek penting sebagai anggota Gereja, yaitu:
1). Kita matang dan dewasa di dalam bidang iman. Artinya kita bertanggung jawab terhadap pilihan iman kita sebagai orang katolik. Kita tidak mudah tergoda dan terombang-ambing dengan Tawaran duniawi yang bisa menggoyahkan iman kita. Susah-senang, jatuh-bangun, kita tetap teguh pada iman kita.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan