Jejak Gelap Itok Aman: Dari Bebas Mediasi hingga Ditangkap Paksa Usai Tipu Turis Asing di Labuan Bajo

Itok Aman
Ilustrasi Itok Aman usai diamankan Polisi dengan kaki dan tangan diborgol (Foto: Ist)

infopertama.com – Petualangan Kristoforus Aman alias Itok Aman, pemilik agen travel online yang kerap memperdaya wisatawan mancanegara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya terhenti. Setelah sempat menjadi buronan, Itok Aman resmi ditangkap paksa oleh tim Satreskrim Polres Manggarai Barat pada Oktober 2026.

Penangkapan paksa ini menutup rentetan kasus penipuan berantai yang tidak hanya merugikan para turis asing hingga ratusan juta rupiah, tetapi juga mencoreng reputasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo di mata dunia.

Pola Berulang dan Kesempatan Kedua yang Disia-siakan

Jejak kejahatan Itok Aman berakar pada modus yang relatif sama: menawarkan paket wisata komplit mengelilingi Taman Nasional Komodo dengan kapal phinisi melalui media sosial, mengumpulkan uang transaksi, lalu menghilang saat hari keberangkatan.

Pada Mei 2026 lalu, Itok sebenarnya pernah meringkuk di sel tahanan usai menipu rombongan turis asal Malaysia dan Singapura dengan total kerugian mencapai Rp85,2 juta. Sebagian dana tersebut diduga kuat habis digunakan untuk aktivitas judi online.

Namun, kala itu ia beruntung. Setelah ditahan selama 48 hari, kasus tersebut berakhir damai melalui mekanisme restorative justice pada akhir Juni 2026 setelah Itok mengembalikan kerugian para korban.

Sayangnya, pengampunan hukum tersebut disia-siakan. Hanya beberapa pekan usai menghirup udara bebas, Itok Aman kembali melancarkan aksi serupa.

Korbannya Turis Italia hingga Turis China

Pada medio Agustus 2026, giliran rombongan yang terdiri dari enam wisatawan asal Italia yang menjadi korban. Mereka menelan kerugian berkisar antara Rp79,8 juta hingga Rp125 juta. Saat tiba di pelabuhan pada 12 Agustus 2026, nakhoda kapal menolak berlayar karena Itok hanya membayarkan uang muka (DP) kecil dan tak kunjung melunasi sisanya. Ponsel Itok pun mendadak tidak aktif.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel