Renungan Katolik, Sukacita di Balik Pintu yang Sempit

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Yesus mengajak kita untuk berjuang melewati pintu yang sempit. Mengapa kita harus masuk melalui pintu yang sempit? Karena ADA SUKACITA di balik pintu yang sempit itu.

Ada Sukacita Kerajaan Allah yang siap kita nikmati bila kita berjuang melewati pintu yang sempit itu. PINTU itu SEMPIT! Karena sempit, maka kita harus melepaskan segala sesuatu yang akan menjadi hambatan bagi kita untuk bisa masuk.

Oleh karena itu, kita harus membuka diri dididik oleh TUHAN, ‘dihajar’ oleh TUHAN agar tangan dan kaki kita yang lemah dikuatkan; jalan kita yang bengkok, diluruskanNYA. Dan, kita yang tinggal dalam kebencian, dendam dan amarah, DAMAI curahkan kepada kita. Yang menjadi hambatan bagi kita untuk menikmati SUKACITA KERAJAAN ALLAH, bukan hanya kelekatan kita kepada harta duniawi, melainkan juga kelekatan kita pada dosa dan segala jenis kecenderungannya yang membawa kita semakin jauh dari CINTA KASIH ALLAH, di mana kita menutup diri untuk dididik oleh KASIH ALLAH tetapi membuka diri kepada DOSA.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Kita harus berjuang di dunia ini untuk menjadi KUDUS. Jangan biarkan diri kita mejauh dari KASIH KARUNIA ALLAH agar jangan tumbuh akar jahat di dalam hidup kita yang menjadi hambatan terbesar bagi kita untuk menikmati SUKACITA ALLAH di balik pintu yang sempit itu. PINTU ITU SEMPIT, tapi kita dminta untuk masuk melalui pintu itu. Pintu itu meski sempit, kita harus bisa memasukinya. Mari kita berusaha untuk masuk dan BERSUKACITALAH!

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel