Cepat, Lugas dan Berimbang
https://funny-tooth.com/dFm.F/zmdsGsNbvYZeGvUA/yermT9vuDZdUWl/kiPmTlcgwNMTzwM_1WMFTPc/thNBzXAyz/Mvz/UWyXMDQk

Renungan Katolik, Miskin, Selibat dan Taat dalam Mengikuti Yesus

Tetapi jika hamba itu jahat dan berkata dalam hatinya, ‘Tuanku tidak datang-datang.’ Lalu ia mulai memukuli hamba-hamba lain, pria maupun wanita, dan makan minum serta mabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan tuan itu akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia. Hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan.”

“Barangsiapa diberi banyak, banyak pula dituntut dari padanya. Dan barangsiapa dipercaya banyak, lebih banyak lagi yang dituntut dari padanya.”

Miskin, Selibat Dan Taat Dalam Mengikuti Yesus

“Hendaklah cinta kasih menjadi dasar dari hidup miskin, selibat dan taat kita kepada Tuhan. Tanpa cinta kasih, kita belum mengikuti yesus yang penuh kasih secara total, sebab Yesus adalah utama dalam perjalanan hidup kita yang miskin, selibat dan taat”

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih
KITA semua dipanggil untuk bahagia. Apapun pilihan hidup kita saat ini, tujuan akhirnya adalah BAHAGIA. Sebagai orang beriman, kunci kebahagiaan itu terletak dalam cara hidup yang sepenuhnya hanya mengandalkan TUHAN dalam hidup. Atau kalau menurut penulis surat kepada orang Ibrani, di sana dikatakan iman harus menjadi dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat! Iman sebagai sebuah penyerahan diri yang total kepada Allah akan mengantar kita untuk semakin mencintai dan membaktikan seluruh hidup kita kepada Allah. Iman inilah yang kemudian mendorong kita untuk hidup dalam miskin, selibat dan taat. Model hidup ini bukan hanya milik kepunyaan para imam, biarawan/biarawati, tetapi menjadi milik kita semua.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN