Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS
Hari ini YESUS mengajarkan banyak hal kepada orang banyak yang datang berbondong-bondong lalu mengurumuniNya. Pengajaran kali ini memakai perumpamaan. Dan perumpamaan yang dipakai YESUS pada hari ini adalah tentang seorang penabur yang keluar untuk menaburkan benih. Benih ini pada hakekatnya adalah baik. Yang kurang baik adalah lahan bagi pertumbuhan benih ini. Dikisahkan bahwa benih ini jatuh dalam empat jenih lahan/ tanah. Jatuh dipinggir jalan, yang belum sempat tumbuh sudah dimakan oleh burung-burung. Ada benih yang jatuh di tanah yang berbatu-batu. Sempat bertumbuh tapi tanahnya tipis, layu sebelum berkembang dan kemudian mati. Ada benih yang jatuh disemak berduri. Ternyata, benih kalah cepat pertumbuhan dibandingkan dengan semak duri. Benih belum sempat tumbuh subur, semak duri sudah menghimptinya sampai mati. Yang terakhir, benih jatuh di lahan yang baik. Lahan yang baik, mempersiapkan pertumbuhan dan kesuburan bagi benih yang baik. Alhasil, benih bertumbuh subur dan menghasilkan buah yang melimpah.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS
BENIH itu SABDA ALLAH. PENABURNYA ialah KRISTUS. LAHAN itu HATI kita. Sejak semula, hati kita adalah baik adanya, sungguh amat baik. Hati kita sudah dipersiapkan agar benih Sabda Allah yang ditaburkan dapat menghasilkan buah kasih yang melimpah. Akan tetapi, karena dosa dan kuasa kegelapan yang telah masuk dan merasuki hati kita, maka hati kita pun berubah menjadi hati yang berada dipinggir jalan, hati yang berbatu dan hati yang berduri di mana benih SABDA ALLAH, BENIH KASIH, KEBAIKAN yang sudah ALLAH taburkan di dalam hati kita tidak bisa bertumbuh subur dan menghasilkan buah yang melimpah.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












