Renungan Katolik, Menatap Sesama dengan Tatapan Kasih

Jumat, 9 September 2022
Hari Biasa, Pekan Biasa XXIII
1Kor. 9:16-19,22b-27; Mzm. 84:3,4,5-6,12; Luk. 6:39-42.
[Thn. V-SS/251/9/2022]

Marilah kita berdoa: YESUS, aku datang sebagai orang berdosa kepada sang sumber belas kasih. Syukur atas KASIHMU yang mau menerima aku pendosa ini. Merangkul aku dan meletakkan kasihMu di dalam hatiku. Beri aku kasih karuniamu agar aku dapat menerima sesamaku dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang mereka miliki dan memiliki tatapan kasih sebagaimana Engkau menerima aku pendosa ini dengan penuh kasih dan menatap akau dengan penuh Kasih, kini dan selama-lamanya, Amin.

Pada suatu ketika Yesus menyampaikan perumpamaan ini kepada murid-murid-Nya, “Mungkinkah seorang buta membimbing orang buta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lubang? Seorang murid tidak melebihi gurunya, akan menjadi sama dengan gurunya. Mengapakah engkau melihat selumbar dalam mata saudaramu, sedangkan balok dalam matamu sendiri tidak kauketahui? Bagaimana mungkin engkau berkata kepada saudaramu, ‘Saudara, biarlah aku mengeluarkan selumbar dalam matamu,’ padahal balok dalam matamu tidak kaulihat? Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”

Menatap Sesama dengan Tatapan Kasih

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Ketika Kasih Karunia Allah melimpah atas hidup kita maka segala kecenderungan kita untuk menatap kekuarangan sesama semakin berkurang bahkan tidak ada lagi. Kita akan menatap sesama dengan tatapan kasih. Kita semua memiliki kekurangan dan kelebihan. Kekurangan yang ada pada diri orang lain bukan untuk diceritakan atau dijadikan bahan gossip tetapi menjadi bahan koreksi diri bahwa kita juga adalah manusia yang tidak sempurna.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel