Religi  

Renungan Katolik, Aku Ada Untuk Menjadi Saudara Bagi Sesama

Kita harus bisa mengasihi sesama seperti diri kita sendiri (Im 19:17-18) meski itu sangat sulit untuk kita lakukan.KASIH yang ALLAH telah tanam di dalam hati kita mesti kita bagikan kepada sesama yang ada di sekitar kita terutama kepada mereka yang miskin, menderita, anak-anak terlantar. Mereka yang terabaikan, mereka yang kurang kurang mendapatkan perhatian, mereka yang dilecehkan dan mereka yang ingin dikasihi. Kita harus memohon rahmat Allah agar kita mendapatkan kekuatan untuk melakukan semuanya itu untuk TUHAN.

Kita harus hadir sebagai saudara bagi sesama di sekitar kita terutama mereka yang sangat membutuhkan bantuan kita. Dengan cara demikian, ALLAH akan menempatkan kita pada sisi kananNya (Mat 25: 34-40). Marilah kita kembali ke dalam keluarga dan komunitas kita, di sana ada anggota keluarga dan komunitas kita yang lapar akan kasih sayang, haus akan cinta, merasa diri terpenjara oleh karena kurang perhatian, merasa asing dalam keluarga dan komunitas karena tidak mendapatkan kasih sayang dan tidak adanya pedulian, ada anggota keluarga dan komunitas yang mengalami sakit hati, karena kita mengabaikan kehadirannya.

Kalau kita bisa memperhatikan hal-hal kecil ini yang terjadi di dalam keluarga dan komunitas kita maka kita akan dengan mudah untuk menjadi saudara bagi sesama dalam lingkup yang lebih luas. Tetapi, sebelumnya, mulailah dari dalam keluarga dan komunitas kita untuk Menjadi Saudara Bagi Sesama sebab teknologi saat ini kerap menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Yang jauh dikasihi dan yang dekat dibenci. Semoga itu tidak terjadi dalam hidup kita.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel