Cepat, Lugas dan Berimbang

Protes Kehadiran Perusahaan Perusak Lingkungan di Sileu-leu Parsaoran, APUK Bentangkan Spanduk Raksasa

Dairi, infopertama.comAliansi Petani Untuk Keadilan (APUK) membentangkan spanduk raksasa di lokasi perladangan warga di desa Sileu-leu Parsaoran, Selasa, 15 Agustus 2023. Pembentangan spanduk raksasa ini sebagai penolakan deforestasi hutan yang mengancam masa depan dan generasi yang akan datang.

Aksi ini bertepatan pada momen peringatan hari kemerdekaan RI yang ke 78 tahun. Saat masyarakat di seluruh Indonesia terlena dengan efouria perayaan-perayan yang berbentuk seremonial. Namun, warga Dairi yang tergabung dalam APUK melakukan aksi bentang spanduk raksasa sebagai ungkapan kekecewaan akan keputusan negara melalui kementerian yang memberikan izin kepada perusahaan yang akan menebangi hutan seperti PT. Gruti dengan luas konsesi 8.085 Ha. Dan, di sisi lain kabupaten Dairi ada perusahaan tambang PT. Dairi Prima Mineral (PT. DPM) dengan luas konsesi 24.636 Ha, yang mana luas hutan masuk dalam konsesi 16.050 ha.

Dua perusahaan besar ini menjadi ancaman yang nyata bagi keselamatan warga yang berada di sekitar maupun hilir perusahaan. Dan juga, warga di desa lain turut terancam karena melalui udara, aliran air.

Dan, mungkin juga melalui jalur transportasi yang akan mobil-mobil perusahaan yang mungkin akan melintasi atau melewati jalan umum (fasilitas public) mengingat kab. Dairi adalah daerah rawan bencana.

Spanduk raksasa berukuran sebesar 20 meter X 20 Meter dibentangkan secara bersama – sama dengan isi tulisan,
“78 tahun Indonesia Merdeka
Apakah arti merdeka?
Merdeka adalah ketika negara tidak memberikan ijin kepada Perusahaan Perusak Lingkungan”
#ToalakPTDPM #TolakPTGruti

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN