Ruteng, infopertama.com – Setelah rampung melaksanakan sosialisasi FPIC atau PADIATAPA di desa Wewo terkait Pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok, PT PLN (Persero) komitmen akan segera merealisasikan.
PT PLN menyampaikan hal itu saat sosialiasi program peningkatan ekonomi bagi warga Desa Weo, Kec. Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Jumat (1/12), yang berlangsung di kantor desa. Pihak PLN mengklaim menawarkan sebanyak 6 program yang akan mereka intervensi pada 2024 hingga 2028 mendatang.
“Hari ini kita lakukan sosialisasi usulan program peningkatan ekonomi untuk warga masyarakat desa Wewo. Jadi untuk kegiatan fisik, seperti rehab rumah adat (Mbaru Gendang) di Wewo ini, nanti ada sesi tersendiri,” kata Senior Officer PLN, I Putu Pratamayasa, di hadapan peserta yang hadir.
Program peningkatan ekonomi itu, jelas I Putu rencananya akan dibiayai oleh PT PLN, melalui program tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR). Dimana Desa Wewo salah satu wilayah yang direncanakan untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu berkapasitas 2×20 Megawatt (MW).
I Putu menyampaikan, program CSR PLN itu, terhadap 6 program peningkatan ekonomi masyarakat. Di antaranya hortikultura, alat pertanian, pelatihan pariwisata, peternakan babi dan pengembangannya, UMKM Koperasi, serta pendampingan masyarakat. Namun, ia menekankan, masyarakat sendiri yang mengusulkan mana saja yang diprioritaskan tahun 2024 hingga 2028.
“Hari ini seperti kegiatan musrenbang. Jadi nanti masyarakat buat usulan ke PLN, kira-kira dari 6 program yang ada, mana yang akan diprioritas tahun 2024 sesuai kebutuhan warga sendiri. Sebab CSR PLN itu sifatnya berkelanjutan. Tidak hanya 2024, tapi programnya sampai 2028. Sehingga benar-benar masyarakat merasakan manfaatnya,” tukas Putu.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







