Uraian kesiapan instalasi dan sarana pendukung meliputi kesiapan sistem transmisi di sistem Lombok dengan pola operasi Lombok ring 2 sirkuit. Pasokan ke Mandalika masing–masing dari GI Kuta (30 MVA) & GI Sengkol (60 MVA), kesiapan sistem distribusi di supply dari 3 feeder (Mandalika1, Mandalika2 & Sengkol) dengan skema ZDT, kesiapan peralatan pendukung dan kesiapan personel.
“PLN telah memiliki standar sistem kelistrikan untuk event nasional maupun internasional,” kata GM Abdul Nahwan.
GM Abdul Nahwan menyebutkan infrastruktur kelistrikan yang turut berkontribusi menyokong event MotoGP Mandalika 2024, yaitu Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV PLTMGU Lombok Peaker – Gardu Induk Switching Mataram, Gardu Induk 150 kV Switching Mataram, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Mataram Incomer dan Gardu Induk 150 kV Mataram.
Di samping itu, PT PLN (Persero) UIP Nusra, juga telah menuntaskan tahapan first firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Fast Track Program (FTP) 2 kapasitas 2×50 MW di Desa Padak Guar, Sambelia, Lombok Timur.
PLTU Sambelia, yang merupakan bagian dari program FTP 35.000 MW ini, ditargetkan mendorong masuknya investasi di Lombok seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi pariwisata super prioritas untuk pengembangan pariwisata dan event internasional.
“Dengan kapasitas total 100 MW, PLTU Sambelia memiliki potensi target produksi listrik tahunan sebesar 735.233 giga Watt hour (GWH) dengan peak hour 153.172 GWH dan off peak hour 582.052 GWH,” kata GM Abdul Nahwan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







