Menurutnya, pembangunan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila didukung oleh data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Data bukan sekadar angka, tetapi menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan, menetapkan target pembangunan, mengukur capaian kinerja, hingga mengevaluasi berbagai program yang dilaksanakan pemerintah. Karena itu, kualitas data harus menjadi perhatian bersama seluruh perangkat daerah,” tegas Livinus.
Ia menjelaskan bahwa ketersediaan data yang berkualitas juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah, terutama dalam menarik investasi.
Sebagai contoh, Livinus mengungkapkan bahwa Kabupaten Manggarai memiliki peluang besar dalam pengembangan komoditas porang. Minat investor terhadap komoditas tersebut terus meningkat, bahkan telah dilakukan pembahasan mengenai rencana masuknya perusahaan yang akan berinvestasi untuk membangun industri pengolahan porang di Manggarai.
“Ke depan kita berharap hasil panen porang tidak lagi hanya dipasarkan dalam bentuk chips, tetapi dapat diolah menjadi tepung maupun produk turunannya. Dengan demikian nilai tambah komoditas meningkat, investasi bertambah, lapangan kerja terbuka, dan perekonomian masyarakat ikut berkembang,” ujarnya.
Menurut Livinus, kondisi tersebut harus didukung dengan pelayanan publik yang semakin baik. Karena itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan perizinan yang cepat, mudah, transparan, dan profesional guna meningkatkan kepercayaan investor terhadap Kabupaten Manggarai.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











