Cepat, Lugas dan Berimbang

Pantes Membelot ke Rusia, Segini Gaji Eks Marinir Satria Arta Kumbara

Gaji Fantastis yang Menjadi Sorotan

Salah satu aspek paling menarik dari kisah ini adalah besaran gaji yang diterima Satria. Berdasarkan unggahan akun X @tribunpontianak, disebutkan bahwa Satria menerima gaji sekitar Rp50 juta per bulan sebagai tentara Rusia.

Sementara itu, laporan dari The New Voice of Ukraine menyebutkan bahwa Rusia merekrut antara 8.000 hingga 9.000 tentara kontrak tiap bulan, total sekitar 130.000 orang per tahun. Panglima Tertinggi Ukraina, Oleksandr Syrskyi, bahkan menyebut bahwa motivasi utama mereka adalah uang.

“Uang selalu menjadi motivator bagi mereka,” katanya dalam wawancara dengan LB.ua, 9 April 2025.

Di beberapa wilayah, gaji tentara kontrak Rusia bahkan dilaporkan bisa mencapai USD 40.000 atau sekitar Rp600 juta per bulan. Namun, laporan dari The Moscow Times menyebutkan bahwa gaji tersebut hanya berlaku untuk posisi tertentu dan tidak semuanya mencapai angka itu.

Status Kewarganegaraan dan Kekhawatiran Diplomatik

Keputusan Satria untuk bergabung dengan militer asing menimbulkan kekhawatiran diplomatik, terutama karena status kewarganegaraannya belum jelas. Kementerian Luar Negeri RI menyatakan tidak memiliki catatan resmi terkait keberangkatannya ke Rusia.

Berdasarkan undang-undang di Indonesia, bergabung dengan militer asing tanpa izin presiden bisa menjadi alasan pencabutan kewarganegaraan.

Hal ini memunculkan polemik, mengingat Satria adalah mantan personel militer terlatih yang sebelumnya bertugas di institusi pertahanan Indonesia.

Tentara Bayaran Rusia dan Perbedaan dengan Satria

Rusia dikenal memiliki kelompok tentara bayaran seperti Wagner Group yang sempat dipimpin oleh Yevgeny Prigozhin sebelum tewas dalam kecelakaan pesawat pada 2023.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN