Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, para donatur, relawan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang telah berkontribusi aktif dalam penanganan bencana.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai keterlambatan, kekurangan, maupun kelalaian yang mungkin terjadi selama proses penanganan bencana dan penyaluran bantuan. Ia menegaskan, pengalaman ini menjadi bahan evaluasi mendalam untuk memperbaiki sistem penanganan bencana agar ke depan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan efektif.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Agnes Menot, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh tahapan pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 telah dilaksanakan secara terbuka, cermat, dan bertanggung jawab sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap mengutamakan kesejahteraan masyarakat.
Agnes berharap pemerintah daerah segera merealisasikan program dan kegiatan yang telah disepakati agar dampaknya dapat langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia secara khusus menyoroti pentingnya percepatan pelaksanaan anggaran untuk mendukung pemulihan pascabencana, perbaikan infrastruktur, dan pemenuhan pelayanan dasar.
“Dalam kondisi saat ini, kecepatan dan ketepatan pelaksanaan anggaran menjadi hal yang sangat krusial. Program dan kegiatan yang telah direncanakan harus segera direalisasikan sesuai ketentuan, dengan tetap menjaga kualitas pelaksanaan, transparansi, serta akuntabilitas,” ujar Agnes.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel









