“Kalau geothermal pihak gereja, JPIC SVD getol menolak tapi bungkam ketika Hotel Mewah di Labuan Bajo mengkapling laut untuk kepentingan bisnis. Apa karena hotel mewah itu milik KWI, bos para Uskup di Indonesia termasuk di Flores.”
Demikian Wajong, bahwa selama ini masyarakat asli Poco Leok diam bukan karena tak paham, kami diam karena kami sadar akan manfaatnya Geothermal Poco Leok bagi kami dan bagi masyarakat Manggarai umumnya. Termasuk bagi kelompok penolak, kelompok gereja yang memanfaatkan PLTP tuk menjalankan mesin-mesin bisnisnya. (Merujuk pada lembaga-lembaga pendidikan milik keuskupan yang praktis menggunakan PLTP Ulumbu -pen).
Raimundus Wajong mengingatkan agar masyarakat manggarai jangan terjebak atau terlampau percaya pada jubah putih yang terkesan suci tapi aslinya busuk dan berbau kebencian.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

Tinggalkan Balasan