Menurutnya, kontestasi dalam organisasi harus menjadi ruang pertukaran gagasan dan penguatan solidaritas kader, bukan arena yang memecah belah kebersamaan.
“Musda hendaknya kita jadikan sebagai ruang musyawarah yang sehat, santun, bermartabat, dan penuh rasa kekeluargaan,” katanya.
Melalui pencalonannya, Ismail mengaku ingin menawarkan gagasan-gagasan baru sekaligus mendengar aspirasi kader hingga tingkat akar rumput demi memperkuat konsolidasi organisasi.
“Kehadiran saya dalam bursa pencalonan ini adalah untuk menawarkan gagasan, mendengar aspirasi kader hingga akar rumput, serta mengajak seluruh keluarga besar Partai Golkar menjaga persatuan. Dengan kerendahan hati, saya memohon doa, restu, dan dukungan demi terwujudnya Golkar Manggarai yang solid, tertib, terbuka, merangkul semua kader, dan semakin mencintai masyarakat,” pungkasnya.
Musyawarah Daerah Partai Golkar Kabupaten Manggarai akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan strategi organisasi ke depan.
Para kader berharap proses tersebut dapat berlangsung secara demokratis, bermartabat, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat posisi Partai Golkar di Kabupaten Manggarai.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











