Selain memperkuat koordinasi di tingkat desa, PT ABP turut memanfaatkan teknologi digital untuk menutup celah penyalahgunaan wewenang. Melalui peluncuran ABP Crew Management App (ABP Manpower Portal), seluruh proses penempatan kerja diubah menjadi transparan.
Aplikasi berbasis digital ini memungkinkan para pekerja maupun keluarga untuk memantau status penempatan secara mandiri—mulai dari pendaftaran, manajemen dokumen ber-QR code, checklist keberangkatan, briefing online bersertifikat, hingga transparansi riwayat penggajian (payroll). Selain itu, tersedia pula fitur pengaduan dan bantuan terintegrasi yang memastikan setiap kendala di lapangan dapat terpantau dan ditindaklanjuti secara cepat.
Melalui seminar nasional di Ruteng ini, diharapkan kesadaran masyarakat Nusa Tenggara Timur—khususnya di Kabupaten Manggarai—semakin meningkat, sehingga mampu memilih jalur migrasi yang aman, prosedural, dan bermartabat demi menekan angka kasus PMI bermasalah di masa mendatang.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











