Meldyanti Hagur: Songke Cerminan Identitas dan Kekayaan Budaya Lokal Manggarai

Apresiasi ia sampaikan kepada para pengrajin yang terus bertahan dan berkreasi di tengah tantangan pasar.

“Saya bangga dengan kerja keras ibu-ibu penenun kita. Meski dengan peralatan sederhana, hasil tenunnya tetap indah dan bernilai tinggi. Dekranasda akan terus mendampingi agar produk kita bisa naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas,” katanya.

Lebih lanjut, ia mendorong sinergi antara pengrajin, pelaku UMKM, dan lembaga pendidikan untuk memperkuat desain, pewarnaan alami, serta teknik pemasaran digital. Ia berharap generasi muda dapat terlibat aktif dalam regenerasi pengrajin.

“Kita perlu mengajak anak-anak muda untuk mencintai tenun. Mereka bisa bantu dalam desain, media sosial, dan pemasaran. Dengan begitu, songke Manggarai tetap hidup dan relevan di zaman modern,” ujarnya.

Kunjungan kerja Wakil Ketua TP PKK, TP Posyandu serta Dekranasda Provinsi NTT ke Kabupaten Manggarai menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar-Dekranasda di NTT.

Melalui dukungan dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan kerajinan tenun songke Manggarai semakin dikenal luas, tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber ekonomi kreatif yang membanggakan masyarakat daerah.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel