Masyarakat NTT Bermental Sembako, Julie Laiskodat Inisiasi Bentuk Bengkel Alsintan Berjalan

Bengkel Alsintan Berjalan

“Salah satu yang saya minta ke dinas adalah bengkel. Karena percuma kita bagi-bagi alat tapi tidak dirawat dan rusak percuma. Kalau misalnya oli tidak ganti, rusak, dan lain-lain. Sehingga dinas harus anggarkan itu.” Pinta Julie Laiskodat.

Sebab, menurut Julie bahwa Manggarai adalah lumbung pangan buat NTT. Karenanya, konsekuensi logisnya adalah kita wajib mendukung potensi yang ada.

Sementara itu, sekertaris dinas Pertanian kabupaten Manggarai, Laurensius A. Laot memastikan bengkel alsintan itu akan terlaksana.

Ia menyampaikan, terkait bengkel Alsintan, selama ini sudah ada wacana dari dinas pertanian sendiri.

Namun, supaya tidak tumpang tindih program, yang kebetulan melalui ibu Julie anggota DPR RI membuka ruang dengan Kementrian Pertanian maka siap kita jalankan. Sebab memang, kata Flory Laot peralatan (Alsintan) kita banyak yang rusak.

“Salah satu opsi yang dipakai untuk mengurangi beban kelompok kita akan laksanakan bengkel Alsintan berupa bengkel berjalan.”

Yang nantinya akan melayani semua mesin-mesin pertanian kita yang selama ini sudah rusak, kita akan pakai pola ini. Sehingga teman-teman kelompok tidak perlu keluar uang banyak. Tetapi kita fasilitasi dan akan perbaiki untuk semua kelompok tani.

Kita sekrang lagi menghimpun semua peralatan masing-masing kordinator di BPP, untuk upaya perbaikan dan pergantian.

“Berharap bantuan dari ibu Julie Laiskodat bisa membantu petani dan usulan ini bisa teralisasi pada tahun 2024,” tutup Laurensius.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel