infopertama.com – Berdasarkan rilis resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dikutip pada Minggu, 20 September 2026, Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun pada rancangan anggaran tahun 2027.
Dana fantastis ini disiapkan untuk menyasar berbagai program prioritas, mulai dari pemenuhan gizi siswa, pembebasan biaya sekolah, perbaikan infrastruktur fisik, hingga jaminan kesejahteraan tenaga pendidik di seluruh penjuru Nusantara.
Berdasarkan data infografis resmi Kemenkeu tersebut, anggaran terbagi ke dalam 13 pos pembiayaan utama yang dirancang untuk memperkuat fondasi sumber daya manusia Indonesia.
Nutrisi dan Bantuan Pendidikan Peserta Didik
Pos alokasi terbesar dalam anggaran pendidikan 2027 difokuskan pada pemenuhan gizi peserta didik melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menelan dana Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima manfaat.
Selain gizi, akses bantuan keuangan bagi pelajar dan mahasiswa juga dijamin melalui berbagai program intervensi. Pemerintah mengalokasikan dana Program Indonesia Pintar (PIP) sebesar Rp15,9 triliun untuk 22,1 juta siswa, disusul alokasi KIP Kuliah sebesar Rp17 triliun yang menargetkan 1,1 juta mahasiswa, serta dukungan Beasiswa LPDP untuk jenjang pendidikan tinggi dan riset.
Modernisasi Infrastruktur dan Akses Sekolah Gratis
Untuk memastikan kelayakan sarana belajar, pemerintah menganggarkan Rp18,2 triliun yang dialokasikan bagi renovasi 12.215 unit sekolah dan madrasah. Langkah ini didampingi oleh perluasan akses melalui inisiatif Sekolah Gratis senilai Rp5 triliun guna menjamin wajib belajar pendidikan dasar bebas biaya pungutan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel










