Siswa lain, Bartimeus Juninho Reyvaldo Banggur (Jhang) Kelas XD, menambahkan bahwa program ini membuat mereka lebih kuat mengikuti pelajaran.
“Biasanya kalau jam siang saya cepat mengantuk. Tapi sekarang setelah makan bergizi, rasanya lebih bertenaga. Saya yakin teman-teman juga merasakan hal yang sama,” ucapnya.
Antusiasme juga tampak dari sorakan riuh siswa setiap kali nama program MBG disebutkan oleh para pembicara. Banyak dari mereka bahkan mengaku sudah menantikan program ini sejak lama setelah mendengar kabarnya melalui guru dan orang tua.
Dukungan Pihak Sekolah
Kepala SMPK Fransiskus Xaverius Ruteng RD Vinsensius Aldion menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah atas terselenggaranya program ini.
Menurutnya, MBG akan sangat membantu para siswa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Kami merasa terhormat sekolah ini terpilih sebagai tempat peluncuran. Program ini tentu meringankan beban orang tua sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak kami. Kami yakin dengan gizi yang baik, prestasi akademik juga akan meningkat,” ungkapnya.
Menuju Indonesia Emas 2045
Program MBG merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membangun fondasi Indonesia Emas 2045.
Dengan memperhatikan gizi generasi muda, pemerintah berharap dapat menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mencetak sumber daya manusia unggul.
Di Kabupaten Manggarai, pelaksanaan program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak sekolah dalam beberapa bulan ke depan. Tidak hanya SMPK Fransiskus Xaverius Ruteng, SPPG Pau juga melayani MBG di SDI Konggang, SDI Ruteng 2 dan SDI Ruteng 3 yang sudah dipetakan oleh pemerintah daerah bersama BGN.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











