Selain itu, lanjut Bupati Manggarai itu, dengan adanya listrik ini, aktivitas dan produktivitas perekonomian masyarakat dapat makin bertumbuh. Ibu-ibu kini dapat menenun pada malam hari karena waktu untuk berada di dapur sudah semakin berkurang. Kegiatan memasak nasi sudah bisa gunakan listrik, yang secara tidak langsung juga akan mengurangi oerambahan hutan tuk mencari kayu api (kayu bakar).
Ia juga berharap masyarakat Manggarai mendukung Pemerintah dan PLN agar Manggarai Terang benar-benar terwujud.
“Saat ini memang hampir semua desa terlistriki dengan Listrik PLN, tetapi masih cukup banyak dusun di Manggarai yang belum merasakan terang listrik PLN. Karena itu, dengan dukungan kita semua, kebahagiaan kita juga, nantinya juga dirasakan oleh mereka yang belum merasakannya sekarang.”
Senada dengan Bupati Nabit, Ketua DPRD Manggarai, Matias Masir juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah dan PLN yang sudah menjawab tangisan masyarakat di Manggarai, terkhusus di lima desa di Cibal Barat.

Skolastika Anem, tokoh perempuan di desa Golo Lanak mengapresiasi Pemerintah dan PLN karena penantian panjangnya warga Cibal Barat sudah terjawab.
“Selama ini kerinduan masyarakat Cibal, terutama lima desa ini yang belum dapat terang, saatnya sekarang, hari ini kita sudah mendapat terang. Tentuanya kita merasa bangga, semua pihak merasa senang ketika listrik sudah hadir di sini.” Tegas Matias Masir.
Ia berharap, masyarakat dapat mendayagunakan listrik PLN yang dapat menguntungkan rumah tangga.
“Terima kasih PLN, dengan adanya listrik ini kami sangat bergembira. Dengan adanya listrik ini, anak-anak kami kini bisa belajar pada malam. Kemudian juga dapat meningkatkan ekonomi kami yang ada di Golo Lanak. Hidup kami dapat berubah, bisa berkembang.” Tutur Skolastika Anem.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






