infopertama.com – Ibrahim adalah sultan Kekaisaran Ottoman atau Utsmaniyah dari 1640-1648. Dia memiliki gangguan kesehatan mental akibat terlalu lama dibesarkan di kandang. Namun dalam memerintah Kekaisaran Ottoman, dia mencoba yang terbaik tetapi ketidakstabilan mentalnya itu membuatnya hancur.
Tingkah laku Sultan Ibrahim yang tidak menentu menjadi tanggung jawab sang ibu, Kosem Sultan. Sehingga ibunya mendorong Ibrahim untuk mengalihkan perhatian dengan haremnya.
Lagi pula, seorang sultan membutuhkan ahli waris untuk melanjutkan garis keturunannya. Tak lama kemudian, Sultan Ibrahim menjadi ayah dari tiga putra dari tiga selir yang berbeda, tetapi dia tidak berhenti di situ. Ternyata, Ibrahim memiliki selera yang tak terpuaskan terhadap wanita.
Pemangsa Wanita Punya Ratusan Selir
Ibrahim adalah pemangsa dalam segala hal. Dia mengisi haremnya dengan ratusan selir, budak yang tidak punya pilihan dalam hal ini. Bahkan Sultan Ibrahim lebih menyukai wanita yang tidak bisa dia miliki. Gadis-gadisnya, yang tidak dalam posisi untuk menolaknya, tidak menarik minatnya sebanyak wanita yang harus dia paksa.
Kejutan yang mengejutkan, anak laki-laki yang dibesarkan dalam penangkaran menjadi monster yang rusak parah dan dia tidak senang mendengar kata ‘tidak’.
Ibrahim selalu mendapatkan apa yang ia inginkan. Menurut satu cerita, dia tergila-gila dengan putri cantik Mufti Agung. Ibrahim meminta pemimpin agama untuk menikahkannya, tetapi Mufti Agung tahu pria seperti apa Ibrahim itu. Dia telah mendengar cerita tentang apa yang terjadi di balik tembok harem Ibrahim, dan dia tidak ingin putrinya menjadi bagian dari itu.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel