Kemudian sebagai respons atas peristiwa tersebut, otoritas Vatikan segera meningkatkan pengamanan di seluruh area Basilika dan sekitarnya.
Pemeriksaan terhadap para pengunjung pun diperketat, dan akses keluar-masuk diawasi secara lebih intensif untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait latar belakang pelaku, termasuk apakah yang bersangkutan memiliki riwayat gangguan kejiwaan, motif politik, atau alasan personal.

Tetapi pihak berwenang menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh.
Disisi lain meskipun sempat terjadi gangguan, prosesi penghormatan terhadap Paus Fransiskus tetap dilanjutkan dengan tertib setelah situasi dinyatakan aman oleh otoritas keamanan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




