Cepat, Lugas dan Berimbang

Hujan Tak Meredam Iman Umat di Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong

Oplus_131072

“Pengorbanan sejati tidak mencari pujian. Ia lahir dari kasih yang tulus, dari kerendahan hati, dan dari keberanian untuk hidup benar meski tidak dilihat orang,” lanjutnya.

Di balik kelancaran perayaan, tampak sinergi banyak pihak: panitia, aparat kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja yang menjaga ketertiban dan keamanan.

Menariknya, setelah seluruh rangkaian perayaan selesai, suasana berubah hangat. Para petugas liturgi—mulai dari koor, lektor dan lektris, pemazmur, pembaca kisah sengsara, hingga para aparat—berkumpul bersama panitia di Panggung Yubilium yang terletak di halaman depan gereja bagian barat. Di sana, mereka menikmati kopi dan snack sederhana dalam suasana penuh keakraban.

Momen itu menjadi penutup yang sederhana namun bermakna—sebuah wujud persaudaraan yang lahir dari pelayanan bersama.

Hari itu, dari pagi yang cerah di Natas Labar hingga sore yang diguyur hujan di Redong, umat menjalani satu perjalanan iman yang utuh

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN