Cepat, Lugas dan Berimbang

Gubernur NTT Hadiri Pengukuhan Dua Guru Besar Unika Santu Paulus Ruteng

“Kontribusi pemikiran beliau memberi pesan yang sangat mendalam: bahwa pendidikan yang maju tidak harus tercerabut dari akar budaya. Justru dari budaya lokal itulah lahir kepercayaan diri, identitas, dan karakter generasi muda NTT,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT memandang dunia akademik sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, berbagai tantangan pembangunan membutuhkan dukungan riset, inovasi, dan pemikiran yang lahir dari perguruan tinggi. Karena itu, keberadaan Unika Santu Paulus Ruteng dan institusi pendidikan tinggi lainnya di NTT dinilai memiliki peran penting sebagai pusat pendidikan, pusat peradaban, dan laboratorium gagasan bagi masa depan daerah.

“Kita membutuhkan lebih banyak pemikir seperti Prof. Maksimus Regus yang berani bersuara untuk keadilan, dan lebih banyak pendidik seperti Prof. Sabina Ndiung yang berani mengakar pada budaya sendiri,” tutupnya.

Menutup sambutannya, Gubernur NTT mengajak seluruh pihak menjadikan momentum pengukuhan Guru Besar tersebut sebagai refleksi bersama untuk membangun NTT melalui penguatan pengetahuan, karakter, dan kebersamaan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN