“Diawali dengan kegiatan sosialisasi, dan nanti setelahnya dilanjutkan dengan kegiatan identifikasi dan inventarisasi. Identifikasi terhadap kepemilikan, invetarisasi terhadap apa isi di dalam area lahan tersebut. Misalnya ada tanaman, tanaman jenisnya apa, kategorinya apa dan seteruanya.” Ujar Osta Melanno, Rabu.
Ia menambahkan, sesuai SK Penlok 2, dengan luasan 4 hektare lebih nanti dibagi menjadi dua tahapan tuk identifikasi dan invetarisasi. Pada tahapan pertama ini prioritas tuknlahan seluas 2 hektar yang dimiliki oleh 19 orang. Sedangkan, sisanya nanti akan dilanjutkan per Januari tahun depan.
“Semoga berjalan sesuai rencana, targetnya di akhir Desember nanti tuk tahap pertamanya sudah beres semua.” Ujar Osta Melanno.
Pantauan di lokasi, Rapat Persiapan ini dihadiri perwakilan pihak PT. PLN UIP Nusra, Manager Unit Pelaksana Proyek Nusra 2, Osta Melanno, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Manggarai, Marianus Yosef Djelamu, Waka Polres Manggarai, Kompol Karel Leukuna, Perwakilan Komando Distrik Militer 1612/Manggarai, Perwakilan Kejari Manggarai, Kadis Pertanian Manggarai, Ferdinandus Ampur, Kaban Kesbangpol Manggarai, Gondolpus Nggarang, Kabag Ekonomi dan Camat Satar Mese Mikael Ojang, Kasat Pol PP Alex Harimin, dan perwakilan Kades Wewo.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







