Pandangan Penulis sekaligus Pengamat yang melalang buana di televisi membahas soal dampak buruk tambang ini, semacam hendak mengatakan kepada kita bahwa akan ada butterfly effect dari proyek geotermal. Akan ada dampak-dampak menguntungkan bagi kemajuan daerah Manggarai ke depannya. Energi bersih yang rendah emisi kelak tidak mengganggu ekosistem alam dan lingkungan; investasi pada sektor pariwisata akan semakin menggeliat; tuntutan kendaraan berbahan energi bersih tidak lagi menjadi soal.
Pada kesempatan itu pula, Ferdi Hasiman menegaskan bahwa dirinya memang menolak tambang tetapi mendukung geotermal karena geotermal bukanlah tambang. Ia menuturkan: karena itu saya berani untuk mengatakan saya terima geotermal karena ada unsur transisi energi di sini, kita sangat membutuhkan sekali. Kalau geotermal ini berkembang di Flores saya sangat yakin akan sangat banyak investasi yang masuk di sana, baik itu pariwisata maupun aset kelautan yang luar biasa.
Apa yang disampaikan Sekda dan juga pengamat tambang “nasional” Ferdi Hasiman, memberi pesan yang terang dan jelas kepada kita warga Manggarai bahwasannya proyek geotermal dengan segala kekurangan dan kelebihannya merupakan suatu upaya memajukan daerah Manggarai. Terutama sekali sebagai upaya negara dalam memajukan rakyatnya. Khususnya rakyat Manggarai.
Kebutuhan Masyarakat dan Zaman
Bicara geotermal memang tidak boleh berhenti pada narasi menolak dan mendukung ataupun merusak dan memajukan. Kita harus berani keluar dari zona stagnasi seperti itu.
Pemanfaatan panas bumi sebagai salah satu Energi Baru Terbarukan perlu dipertimbangkan sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan masyarakat dan zaman. Sekarang ini masyarakat dan zaman menginginkan stabilitas energi. Akan tetapi tidak sembarang energi melainkan hanya energi bersih.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











