Geotermal Poco Leok; Ketika Kemajuan Perlu Sikap Realistis

Apa yang disampaikan Sekda dan juga pengamat tambang “nasional” Ferdi Hasiman, memberi pesan yang terang dan jelas kepada kita warga Manggarai bahwasannya proyek geotermal dengan segala kekurangan dan kelebihannya merupakan suatu upaya memajukan daerah Manggarai. Terutama sekali sebagai upaya negara dalam memajukan rakyatnya. Khususnya rakyat Manggarai.

Kebutuhan Masyarakat dan Zaman

Bicara geotermal memang tidak boleh berhenti pada narasi menolak dan mendukung ataupun merusak dan memajukan. Kita harus berani keluar dari zona stagnasi seperti itu.

Pemanfaatan panas bumi sebagai salah satu Energi Baru Terbarukan perlu dipertimbangkan sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan masyarakat dan zaman. Sekarang ini masyarakat dan zaman menginginkan stabilitas energi. Akan tetapi tidak sembarang energi melainkan hanya energi bersih.

Lebih dari itu, transisi energi merupakan salah satu fokus utama kesepakatan Presidensi G20 Indonesia yang dilaksanakan di Bali pada 2022. Dunia internasional tampaknya sudah menuju perpisahan dengan energi berbahan fosil yang dinilai berdampak buruk pada lingkungan. Indonesia kemudian menindaklanjuti kesepakatan yang bernilai investasi tinggi tersebut dengan memaksimalkan proyek-proyek geotermal.

Sebagaimana diketahui Indonesia adalah negara dengan cadangan geotermal terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Bahkan, sebesar 40% cadangan panas bumi di dunia ada didalam bumi Indonesia.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN