Sementara kita ketahui, bahwa beberapa waktu yang lalu, Tim Tipiter dan Buser Polres Manggarai telah menangkap beberapa oknum yang diduga telah menyelundupkan BBM subsidi jenis pertalite yang disalurkan melalui APMS Tiga Berlian Reo. Inikan juga aneh.
Untuk itu, saya berharap kepada Tim Tipiter dan Buser Polres Manggarai, agar lebih profesional untuk menangani proses penyidikan kasus ini. Termasuk mengungkap beberapa oknum yang telah ditangkap karena diduga menyelundupkan BBM subsidi jenis pertalite. Sehingga persoalan ini tidak lagi menjadi bom waktu yang akan kembali terjadi di wilayah kecamatan Reok dan sekitarnya.” Tutupnya
Sementara itu, sekcam Reok, Theobaldus Junaidin menjelaskan, bahwa kebutuhan akan BBM di Kecamatan Reok adalah hal yang prioritas dan terpenuhi. Sehingga proses distribusinya harus berjalan lancar sesuai peruntukannya serta sesuai dengan regulasi yang ada.”
Menjawabi beberapa pernyataan Kamsudin Usman dan Sekcam Reo, terkait Keberadaan BBM subsisdi jenis Pertalite, Zainal Arifin, menyampaikan keterbukaannya terkait informasi akses pemanfaatan BBM Subsidi jenis pertalite.
“Memang BBM Pertalite sudah alihkan ke BBM Subsidi sebagai BBM Pengganti BBM jenis Bensin, sesuai dengan keputusan Mentri ESDM.”
Adapun masuknya Pertalite sebagai BBM khusus penugasan atau BBM subsidi berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No.37.K/HK.02/MEM.M/2022 tentangn JBKP yang disahkan pada 10 Maret 2022.
Lebih lanjut, Ia juga menyoroti keberadaan SPBUN milik “RL” yang berlokasi di pinggir kali Gongger.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







