Mahasiswa Mendapat Akses Pengalaman Akademik Global
Program ini menargetkan keterlibatan sedikitnya 100 mahasiswa dengan target 80 persen peserta mencapai kategori kompeten berdasarkan asesmen program. Mahasiswa akan belajar menggunakan AI secara kritis, etis, dan produktif sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.
Dr. Maximus menilai manfaat terbesar program terletak pada terbukanya akses mahasiswa Pendidikan Matematika UNIKA Santu Paulus Ruteng terhadap pengalaman akademik internasional.
Baca Juga: Teater Randang Mosé di UNIKA; Rumah Besar Pelestarian Kebudayaan Manggarai


“Mahasiswa Unika Ruteng dapat berinteraksi dengan akademisi internasional, mengikuti kuliah pakar, mempelajari AI dan pembelajaran digital, mengembangkan media pembelajaran, terlibat dalam penelitian, serta mengenal standar akademik internasional,” ujarnya.
Ia juga ingin mahasiswa membangun kepercayaan diri untuk berkompetisi dan berkolaborasi secara global meskipun menjalani pendidikan di daerah.
“Saya ingin mahasiswa Pendidikan Matematika Unika Ruteng percaya bahwa meskipun kita berada di daerah, kita tetap bisa belajar, berkarya, dan berkolaborasi dengan dunia internasional. Kita boleh berangkat dari budaya Flores, tetapi cita-cita dan jejaring akademik kita bisa mendunia,” ungkapnya.
Perkuat Riset, Kurikulum, dan Reputasi Program Studi
Program tersebut menargetkan sejumlah luaran, antara lain sedikitnya lima produk pembelajaran digital atau modul berbasis AI dan etnomatematika, rekomendasi pengembangan kurikulum, serta sedikitnya lima RPS yang direvisi atau dikembangkan.
Tim juga menargetkan terbentuknya jejaring akademik yang lebih permanen dengan Beijing Normal University, dua Letter of Intent (LoI) atau Implementation Agreement, komunitas praktik, serta roadmap pengembangan Program Studi Pendidikan Matematika periode 2026–2030.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel








