Dinsos Manggarai Gandeng Yayasan Ayo Indonesia Gelar Pemutahiran Data Disabilitas

Selain itu, ungkap David, Pemerintah Kecamatan juga akan mengajukan proposal bantuan rumah layak huni (RLH) bagi 38 orang disabilitas tersebut kepada Dinas Perumahan Kab. Manggarai.

Dari data yang terkumpul ini, lanjut David, Pemerintah Kecamatan bersama Yayasan Ayo Indonesia dan Dinas Sosial Kab. Manggarai akan melaporkannya kepada Bupati Manggarai untuk mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah. Dia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait mengalokasikan anggaran untuk menyediakan bantuan dalam bentuk barang (kursi roda). Atau, pelatihan kapasitas yang dibutuhkan menurut jenis disabilitas.

“Sedangkan Pemerintah Kecamatan pasti akan aktif mencari dukungan ke pihak lain di Kabupaten Manggarai. Misalnya, kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah Manggarai, Lembaga-lembaga swadaya Masyarakat termasuk Yayasan Ayo Indonesia untuk meningkatkan ekonomi dari para difabel dengan pelatihan-pelatihan keterampilan. Dengan keterampilan tertentu mereka nanti diharapkan bisa secara mandiri mencari uang dengan menciptakan pekerjaan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Pedo H. Hieronimus, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial di Dinas Sosial Kab. Manggarai berpendapat jika tim pendata bertemu dengan Bupati Manggarai nanti, maka Tim perlu menyarankan agar pendataan yang sama dilakukan di setiap desa di Kabupaten Manggarai. Supaya, kata Pedo data itu akan menjadi referensi untuk mengajukan bantuan kepada kementrian sosial. Dan juga, menjadi acuan dalam mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manggarai.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel