“Sedikit demi sedikit kita akan menjamah ke (sekolah) yang lebih luas. Semoga program kerja sama PLN dengan SMK 3 Mataram ini bisa dilaksanakan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Sahdan.
Sementara itu, General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengatakan sertifikat grade B dari Kementerian Perhubungan untuk bengkel konversi SMKN 3 Mataram menjadi hadiah atas ketekunan para siswa, guru, dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam program konversi.
Namun demikian, kata Abdul Nahwan, hadirnya bengkel konversi bukanlah tujuan akhir. Tetapi, awal yang penting dalam membangun kebiasaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.
“Bengkel konversi ini menjadi prasarana fundamental dalam menumbuhkan minat masyarakat, khususnya di NTB, terhadap transisi kendaraan BBM ke kendaraan listrik berbasis baterai,” ucap Abdul Nahwan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan