Beberapa mengatakan bahasa Ani-anii ini banyak dipopulerkan oleh anak muda di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel), yang berkaitan dengan sugar daddy atau lelaki matang punya banyak harta.
Lalu Ani-ani ini adalah perempuan muda yang kerap seluruh hidupnya dibiayai sugar daddy. Sehingga dalam bahasa umum disebut dengan perempuan simpanan lelaki ‘berduit’ yang sudah memiliki istri.
Menurut kepercayaan anak muda masa kini, tidak semua perempuan muda bisa menjadi Ani-ani. Karena, selain harus memiliki wajah cantik dan penampilan menarik, mereka juga harus berasal dari kalangan kelas atas atau punya kehidupan mewah dan eksis di sosialita.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
