Capai 1013 Kasus ODHA, 8 Kelompok Paling Berisiko jadi Fokus Penanganan Dinkes Blora

Kemudian pengguna narkoba jenis jarum suntik, LSL (Laki Seks Laki) dan WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan). Untuk pencegahan di lokalisasi dan wanita pekerja seksual (WPS), Dinas Kesehatan Kabupaten Blora tetap aktif bersosialisasi.

Hal ini sebagai upaya pencegahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Juga pentingnya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS dan IMS salah satunya pada kelompok berisiko seperti di lokalisasi.

Yang juga penting, untuk pencegahan, Dinas kesehatan Kabupaten Blora telah melaksanakan kegiatan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) melalui media. Baik itu dalam ruangan, luar ruangan dan media sosial dengan fokus upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS.

“Kita juga memberi sarana dan prasarana pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta pendistribusian kondom dan lubrikan (pelumas intim),” tandasnya.**

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel