“Tantangan pendidikan saat ini tidak mudah. Kita berbicara tentang sistem yang terus berubah, kualitas sumber daya manusia yang beragam, serta kondisi anak-anak yang juga berbeda-beda dalam menerima pembelajaran,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam proses pendidikan anak. Menurutnya, dalam banyak kasus masih terdapat orang tua yang menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan kepada pihak sekolah, padahal pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.


“Sering kali orang tua menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan kepada sekolah. Padahal pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua dan guru,” katanya.

Karena itu, ia meminta para kepala sekolah dan guru untuk tetap menjalankan tugas pendidikan dengan penuh tanggung jawab, meskipun menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan di lapangan.
Bupati Manggarai menegaskan bahwa setiap anak yang berada di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab moral bagi para pendidik.
“Siapa pun anak yang masuk ke dalam kelas kita, yang kita ajar dan kita didik, mereka adalah anak-anak kita. Mereka adalah masa kini sekaligus masa depan yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menumbuhkan semangat pengabdian dalam dunia pendidikan serta memimpin sekolah dengan penuh dedikasi demi masa depan generasi muda di Kabupaten Manggarai.
Dengan komitmen dan kerja bersama antara kepala sekolah, guru, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan, diharapkan kualitas pendidikan di Manggarai dapat terus meningkat dan mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












