Bupati Manggarai Jadi Pemateri dalam Sidang Sinode IV Keuskupan Ruteng 2026

Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah, sekolah, keluarga, dan Gereja. Karena itu, dibutuhkan kerja sama yang kuat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu mendorong peningkatan kualitas belajar peserta didik.

“Persoalan kemiskinan dan kualitas pendidikan menjadi tantangan bersama. Kita membutuhkan kolaborasi semua pihak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Manggarai,” ujar Bupati Manggarai.

Ia juga menegaskan bahwa Gereja memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sosial, memperkuat persaudaraan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan perlu terus diperkuat demi menghadirkan pelayanan yang lebih efektif bagi masyarakat.

Sidang Sinode IV Keuskupan Ruteng sendiri merupakan momentum penting bagi umat Katolik di wilayah Manggarai Raya untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta merumuskan langkah-langkah pastoral yang kontekstual terhadap berbagai perkembangan sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan yang dihadapi masyarakat saat ini.

Melalui forum tersebut, diharapkan lahir berbagai gagasan dan rekomendasi yang mampu memperkuat semangat kebersamaan serta mempererat kerja sama antara Gereja dan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Manggarai yang beriman, berdaya saing, dan sejahtera.

Sinode IV ini dihadiri langsung oleh Uskup Keuskupan Ruteng, YM. Mgr. Siprianus Hormat, para pastor se-Keuskupan Ruteng. Selain itu, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, juga hadir dan menyampaikan Materi singkat terkait pembangunan di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel