Bupati Manggarai Jadi Kandidat Penerima Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Lebih lanjut, Bupati Hery Nabit memaparkan bahwa Mbaru Gendang merupakan bagian integral dari filosofi gendang’n one lingko’n pe’ang, yang merangkum lima keutamaan dalam kehidupan masyarakat Manggarai, yakni mbaru bate ka’eng (rumah), uma bate duat (kebun), natas bate labar (halaman), wae bate teku (sumber air), dan compang dari (mezbah atau altar persembahan).

“Atas dasar itulah, revitalisasi rumah adat Mbaru Gendang menjadi penting sebagai upaya menjaga tradisi dan kearifan lokal yang merupakan sumber kekuatan sosial masyarakat Manggarai,” jelasnya.

Bupati Manggarai juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 514 Mbaru Gendang di Kabupaten Manggarai, dan sebanyak 430 unit di antaranya berada dalam kondisi rusak. Untuk itu, pemerintah daerah menerapkan mekanisme pembiayaan bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Yang rusak ini kita perbaiki dengan mekanisme pembiayaan bersama. Pemerintah dan masyarakat masing-masing lima puluh persen. Kita berbagi peran, karena membangun daerah ini adalah tanggung jawab bersama. Kita kerjakan sampai tahun 2029. Tahun 2025 kita mulai dengan 100 Mbaru Gendang. Realisasinya 92 karena beberapa kendala, tetapi kita sudah mulai dan dampaknya sudah terlihat,” pungkasnya.

Masuknya Bupati Manggarai sebagai kandidat penerima Anugerah Kebudayaan PWI 2026 menjadi pengakuan atas komitmen dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam melestarikan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel