Jakarta, infopertama.com – Keberadaan air di bawah tanah sulit dideteksi. Sembarangan bor tanah belum tentu bisa menemukan air. Ternyata mencari air di dalam tanah ada metode ilmiahnya lho, bukan dengan metode mistis bertanya dengan mahluk gaib.
Sebelum membuat sumur bor di rumah, Kamu dapat melakukan survei geolistrik terlebih dahulu. Survei geolistrik ini biasanya dilakukan untuk mencari air di dalam tanah. Nah, biasanya diperuntukkan untuk daerah yang keberadaan air tanahnya tidak merata dan sangat spesifik.
Keberadaan air tanah sangat bergantung terhadap kondisi geologi bawah tanah yaitu lapisan pembawa air atau lapisan kedap air. Lalu, bagaimana sih cara kerjanya? Mengutip dari Test Indo, Senin (9/10/2023), berikut cara kerja geolistrik buat cari air di dalam tanah.
Apa Sih Geolistrik itu?
Survey geolistrik merupakan metode geofisika yang memiliki tujuan untuk mengetahui sifat-sifat kelistrikan pada lapisan batuan yang berada di bawah permukaan tanah. Dengan cara menginjeksikan arus listrik ke dalam permukaan tanah. Tujuan utama dari geolistrik adalah untuk mendeteksi resistivitas dari batuan.
Resistivitas atau tahanan jenis merupakan besaran atau bisa disebut juga parameter yang menunjukan tingkat hambatan terhadap arus listrik. Semakin besar resistivitas pada jenis batuan maka menandakan semakin sulit untuk dialiri arus listrik. Fungsi lain metode geolistrik adalah untuk menentukan sifat-sifat kelistrikan lain dan medan induksi.
Cara Kerja Geolistrik
Metode survey geolistrik dapat dibilang sebagai tahap perencanaan awal dalam pencarian air tanah. Tahanan batuan bisa diukur dengan menginjeksikan arus listrik ke dalam tanah melalui dua titik elektroda di permukaan tanah serta dua titik lainya untuk mengukur perbedaan potensial di permukaan yang sama.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

