Kaban Livinus berharap melalui kegiatan diseminasi ini, terbangun kesamaan pemahaman dan komitmen lintas sektor dalam mengimplementasikan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan IPTEK sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan.
Perkuat Sistem Informasi Daerah
Kepala Pusat Riset Kebijakan Publik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yanuar Farida Wismayanti, menjelaskan Kegiatan diseminasi ini menjadi tahapan akhir dari proses penyusunan dokumen RIPJ-PID Kabupaten Manggarai yang bertujuan memperkuat sistem informasi daerah, meningkatkan kualitas data dan informasi publik, serta mendorong pemanfaatan hasil riset sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Yanuar Farida Wismayanti menegaskan bahwa kebijakan publik yang efektif harus didasarkan pada data yang valid, analisis yang komprehensif, serta bukti empiris yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, keberadaan dokumen RIPJ-PID menjadi instrumen strategis bagi pemerintah daerah dalam membangun tata kelola informasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“RIPJ-PID diharapkan mampu menjadi panduan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam mengelola data dan informasi daerah secara sistematis, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berbasis bukti dan kebutuhan riil masyarakat,” jelas Yanuar.
Dokumen RIPJ-PID Kabupaten Manggarai memuat arah kebijakan, strategi, serta rencana aksi pengembangan pusat informasi daerah yang mendukung transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi publik. Selain itu, dokumen ini juga dirancang untuk memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam pengelolaan data sektoral.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

Tinggalkan Balasan